Tampilkan postingan dengan label Tomat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tomat. Tampilkan semua postingan

Kamis, 02 Maret 2017

Menanam Tomat Secara Hidroponik dalam Botol Bekas


Selamat Siang, Pecinta Hidroponik,

Dalam postingan kali ini saya akan berbagi mengenai cara menanam tomat secara hidroponik dalam botol bekas. Cukup menarik, bukan?

Rada aneh memang, walau masyarakat cenderung menyebutnya buah, sebenarnya tomat masuk dalam kategori sayuran. Tanaman berwarna menggoda ini masuk dalam famili Solanacea, yang masih berkerabat dengan terong kentang dan cabai.


Yang akan kita bahas pada artikel Menanam Tomat Secara Hidroponik dalam Botol Bekas kali ini adalah Tomat Ceri, salah satu dari kurang lebih empat ratus varietas berbeda yang masing-masing memiliki keunggulan dan tumbuh dalam lingkungan yang berbeda .

Tanaman yang dikenal dengan istilah latih Solanum Licopersicum, varietas Cerasiforme ini berasal dari Peru dan Chile bagian utara. Mulai terkenal sekitar tahun seribu delapan ratusan. Tomat Ceri bisa tumbuh baik pada dataran tinggi dengan ketinggian 600 sampai dengan 1800 dpl.

Tomat Ceri merupakan salah satu  tanaman yang jarang dibudi-dayakan secara konvensional. Sehingga banyak yang menanamnya dalam green house, maupun secara hidroponik. .

Pada beberapa tulisan yang lalu, saya sudah berjanji untuk sharing cara bertanam hidroponik dengan sistim sumbu. Sistim Wick termasuk yang paling banyak dilakukan para pemula karena cukup sederhana dan relatif murah. kebetulan, tulisan seputar menanam tomat secara hidroponik dalam botol bekas kali ini, akan menggunakan system wick atau sistim sumbu.

Untuk praktek Menanam Tomat Secara Hidroponik dalam Botol Bekas, kita akan memanfaatkan bekas botol kamasan air mineral ukuran 1 liter. Akan lebih baik lagi jika sahabat memiliki botol mineral yan lebih besar; ukuran 1,5 atau 2 liter. Mengingat saat usia tanaman makin besar - kebutuhan nutrisinya juga lebih banyak. Hingga tidak perlu sering-sering harus mengontrol dan menambah cairannya.

Sekarang, kita sampai pada inti bahasan kita untuk menanam tomat secara hidroponik dalam botol bekas

Alat yang dibutuhkan


  • Pisau cutter atau gunting
  • Paku
  • Kompor atau lilin untuk memanaskan paku .

Merangkai pohon hidroponik

Bahan yang dibutuhkan


1.Botol palstik bekas air kemasan
Sahabat bisa menggunakan bekas air mineral atau jus, yang penting sesuaikan dengan ukuran tanaman yang akan anda tanam. .

2. Sumbu
Berguna sebagai pengantar untuk mengantarkan air dan nutrisi dari pada akar. Usahakan bahan yang memiliki daya serap tinggi. Saya menyarankan sumbu dari bahan kain flannel. Jika kesulitan bisa diganti dengan kaus kaki bekas.
 .
3. Sekam Bakar.
Sebagai media tanam, sekam bakar merupakan media hidroponik yang murah dan mudah didapat disamping mempunyai daya simpan air yang tinggi.
 .
4. Nutrisi Hidroponik
Saya menggunakan nutrisi siap pakai, AB Mix yg sudah dicampur air berbentuk konsentrat. Campur konsentrat dengan perbandingan 5cc masing-masing (A+B) dalam 1 liter air.

5. Tanaman
Karena kita akan bercocok tanam tentu saja kita butuh tanaman.
Untuk proyek kali ini saya menanam tomat ceri asal dari benih yang sudah saya semai sebelumnya dalam campuran tanah dan kompos sampai kurang lebih usia tiga minggu.

tomat ceri dalam botol bekas

Langkah Pembuatan

  1. Potong botol kemasan mineral jadi dua bagian. Bagian bawah berfungsi sebagai wadah nutrisi, sedang bagian atas sebagai wadah media tanam dan tanaman.
  2. Beri lubang pada tutup botol dan bagian kepala botol sebagai tempat sumbu. Tambahkan juga beberapa lubang sebagai aerasi, guna menyediakan oksigen bagi akar tanaman.
  3. Pasang sumbu pada lubang yang tersedia.
  4. Tempatkan potongan botol bagian atas pada botol bagian bawah/wadah nutrisi.
  5. Tempatkan tanaman pada kepala botol, pastikan akar tanaman menyentuh sumbu. Tambahkan arang sekam perlahan, hingga sebagian batang tanaman terkubur.
  6. Tuang campuran air dan nutrisi perlahan dari bagian atas melalui media tanam. Pastikan permukaanya merendam sebagian kepala botol.
  7. Tomat ceri bisa tumbuh outdoor maupun indoor spti di samping jendela yang masih dapat masukan cahaya. Jika diletakkan diluar ruangan, pastikan bagian botol bawah yang menampung nutrisi terlindung dari matahari langsung. Gunakan lakban warna gelap untuk melindungi bagian luar botol.
Demikian tulisan pendek, tentang cara menanam tomat secara hidroponik dalam botol bekas. Insya-Allah saya akan update pertumbuhannya pada tulisan berikutnya. Semoga bermanfaat. Jika ada pengalaman pribadi atau pertanyaan, silahkan sampaikan pada kolom komentas.

Selamat mencoba.

Menanam Tomat Hidroponik dengan Metode Kratky

Pagi Sahabat,



Hari  ini saya akan berbagi seputar cara Menanam Tomat Hidroponik dengan Metode Kratky. 
Nama Kratky sendiri berasal dari pelopor hydroponik asal Hawai yang mempopulerkan cara ini pada tahun 80'an. . 

Dibanding metode yang lain, cara berhidroponik dengan sistim ini tergolong mudah dan sederhana. Lebih menarik lagi karena sistim ini cukup ekonomis. Tidak menggunakan pompa dan aerator sehingga menghemat pemakaian listrik.

Cara yang digunakan terbilang sederhana. menggunakan dua wadah. wadah pertama untuk menampung campuran air dan nutrisi, sementara wadah yang kedua berfungsi untuk menampung media tanam dan tanaman.

Untuk projek kali ini saya menggunakan alat dari bahan bekas yang insya-Allah mudah diperoleh di sekitar sahabat. 

Alat yang dibutuhkan

1. Pot luar Berfungsi untuk menampung air dan nutrisi hidroponik yang sebagai pengganti tanah yang menyediakan unsur hara. baik makro maupun mikro bagi tanaman Kali ini saya memanfaatkan bekas kaleng cat ukuran 2.5 kilogram. . Anda bisa mengganti pot luar ini dengan wadah apa saja, asal tidak bocor. usahakan terbuat dari bahan plastik untuk menghindari karat. . 

2. Pot dalam Berfungsi untuk menampung media tanam sekaligus tempat meletakkan tanaman. saya mengunakan pot plastik biasa yang biasa dijual di penjual tanaman hias. Jika sulit mendapatkannya bisa diganti dengan wadah plastik bekas kue, botol kemasan air mineral atau wadah lain. Yang penting ukurannya bisa masuk ke pot luar penampung cairan. 

Bahan yang Dibutuhkan

Berikut bahan yang dibuthkan untuk menanam tomat hidroponik dengan metode Kratky

Alat hidroponik
1. Media Tanam
 Banyak media tanam hidroponik yang tersedia di pasaran seperti sekam bakar, arang, rockwoll, hidroton, leca, dll. Untuk kegiatan kali ini saya mencoba menggunakan hidroton. Anda bisa menggantinya dengan media lain yang mudah dan tersedia. Sekam bakar bisa jadi pilihan mudah dan murah karena mudah didapat dan memiliki kemampuan menyimpan kelembaban. . 

2. Air 
Gunakan air yang memiliki keasaman sekitar 6.5 sampai 7.00. Hindari penggunaan air PAM karena mengandung Chlorine yang tidak baik untuk tanaman. Air hujan atau air sumur bisa jadi pilihan yang baik. Jika terpaksa harus menggunakan air PAM. endapkan selama 2 sampai 3 hari agar kandungan Chlorine menguap.

3. Nutrisi Hidroponik. 
Karena masih dalam skala hobi, saya menggunakan nutrisi siap pakai yang beredar di pasaran. Nutrisi berbentuk bubuk yang dipisah dalam dua kemasan. Nutrisi harus dicairkan dulu hingga berbentuk konsentrat yang siap digunakan dengan mencampur air sesuai petunjuk kemasan.

 4. Pohon/Tanaman
Saya menggunakan benih tomat yang sudah lebih dulu di semai dengan media. 

Siap sekarang! 

Tahapan Pengerjaan

Berikut langsung instalasi tanaman hidroponik. 


1. Pastikan pot dalam masuk kedalam pot luar. Usahakan agar bagian bawah pot menggantung dalam wadah sehingga tersedia ruang yang cukup untuk cairan dan oksigen. . 

2. Campur konsentrat nutrisi dengan air sesuaikan jumlahnya dengan ukuran wadah. Untuk wadah bekas cat yang saya gunakan diperlukan 1.5 liter air. . 

3. Masukkan air dalam wadah luar. Ukur permukaannya sehingga menyentuh sebagian bawah pot dalam, namun masih menyisakan ruang untuk udara. (Lihat ilustrasi). . 

4. Letakkan tanaman pada dasar pot dalam, usahakan agar sepertiga akar bisa terendam dalam cairan. Jika tanaman sebelumnya disemai dalam media lain seperti sekam bakar atau tanah, pastikan sekam dan tanah terlepas dari akar dengan cara merendam dan menggoyangnya dalam air. pastikan tidak ada akar yang putus. . 

5. Masukkan media tanam perlahan ke dalam pot dalam hingga tanaman terbenam dan bisa berdiri tegak dalam pot. . 

Tomat Hydroponik
Foto yang saya sertakan adalah tomat yang saya pindahkan dan tanam dengan dengan metode kratky hidroponik. Segar, subur dan tumbuh sesuai yang diharapkan. 

Saya yakin, setelah membaca artikel menanam tomat hidroponik dengan metode kratky ini, sahabat pembaca blog bisa melakukan praktek sendiri.

Selamat mencoba semoga sukses.